Agentic Group Guidance Services to Improve the Meaning of Life of Minangkabau Ethnic Adolescents
DOI:
https://doi.org/10.35445/alishlah.v18i1.8718Keywords:
agentic group guidance, meaning of life, adolescents, Minangkabau culture, school counselingAbstract
References
Afdal, A., Yunasril, Y., Lestari, N., Nusa, R., & Rahmad, R. (2021). The need for meaning dalam konteks psikologi eksistensial. Universitas Negeri Padang.
Asmara, R. (2021). Efektivitas layanan bimbingan kelompok agentik dalam meningkatkan perilaku prososial siswa. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 6(2), 145–156.
Bandura, A. (2008). Toward an agentic theory of the self. Perspectives on Psychological Science, 3(2), 164–180. https://doi.org/10.1111/j.1745-6916.2008.00064.x
Baumeister, R. F. (1991). Meanings of life. Guilford Press.
Erfiana, D. (2013). Hubungan makna hidup dengan motivasi belajar siswa. Jurnal Psikologi Pendidikan, 2(1), 45–54.
Frankl, V. E. (2012). Man’s search for meaning. Beacon Press.
Gratitude, G., Neviyarni, N., & Zahri, Z. (2019). Layanan bimbingan kelompok sebagai upaya pengembangan potensi peserta didik. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 7(1), 12–20.
Hanafi, H., Hidayah, N., & Mappiare, A. (2018). Makna hidup individu ditinjau dari nilai budaya dan pengalaman hidup. Jurnal Psikologi Humaniora, 3(2), 101–112.
Hariko, R. (2020). Model bimbingan kelompok agentik untuk meningkatkan perilaku prososial siswa. Jurnal Konseling Indonesia, 5(2), 89–98.
Hariko, R. (2021). Bimbingan kelompok agentik: Konsep, model, dan implementasi. UNP Press.
Nirvana, R., Permatasari, D., & Syafril, S. (2022). Pengaruh layanan informasi terhadap makna hidup dan rasa syukur siswa. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 7(1), 55–65.
Pohan, A. R., & Indra, S. (2020). Layanan bimbingan kelompok dalam meningkatkan partisipasi belajar siswa. Jurnal Edukasi Konseling, 4(1), 23–31.
Prayitno. (1995). Layanan bimbingan dan konseling kelompok. Ghalia Indonesia.
Putri, D. A., Ifdil, I., Yusri, Y., & Yendi, F. M. (2020). Gambaran makna hidup siswa sekolah menengah. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 8(2), 89–97.
Steger, M. F. (2009). Meaning in life. In S. J. Lopez (Ed.), Oxford handbook of positive psychology (pp. 679–687). Oxford University Press.
Steger, M. F., Frazier, P., Kaler, M., & Oishi, S. (2006). The meaning in life questionnaire: Assessing the presence of and search for meaning in life. Journal of Counseling Psychology, 53(1), 80–93. https://doi.org/10.1037/0022-0167.53.1.80
Syahrial, S., Neviyarni, N., & Firman, F. (2024). Nilai budaya Minangkabau dan pembentukan makna hidup remaja. Jurnal Konseling Multikultural, 5(1), 1–12.
Wardoyo, W., Karneli, Y., & Netrawati, N. (2024). Implementasi layanan bimbingan dan konseling dalam pengembangan potensi peserta didik. Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia, 9(1), 33–42.
Yusuf, A. M. (2014). Metode penelitian: Kuantitatif, kualitatif, dan penelitian gabungan. Kencana.
Zola, N., Ifdil, I., & Febriani, R. (2023). Kebingungan identitas remaja dan implikasinya terhadap perilaku menyimpang. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 9(2), 120–131.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



